I.Profil Bakpia Djava
Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan satu dari tempat-tempat pusat kebudayaan di jawa. Oleh karena itu dapat di pastikan bahwa banyak wisatawan yang datang baik wisatawan luar negeri maupun wisatawan dalam negeri. Salah satu makanan khas jogja yang sering di bawah oleh-oleh untuk sanak keluarga, teman, atau orang-orang dekat yaitu bakpia. Maka munculah pencetus sebuah gagasan dalam menciptakan sebuah produk makanan yang kaya cita rasa yaitu bakpia Djava .
Bakpia djava hadir pertama kali di toko Kulon Jaya tepatnya daerah Pathok, Jln. KS Tabun 93 Yogyakarta pada Mei 2007. Toko Kulon Jaya adalah toko special oleh-oleh makanan khas jogja yang menjual bermacam-macam jenis/ variasi makanan tradisional dengan cita rasa Indonesia, yang menawarkan bakpia dengan berbagai rasa yaitu rasa kacang ijo, keju,coklat, durian, bluebery, strowbery, bumbu hitam dan nanas. Selain menyajikan makanan khas tradisional yaitu bakpia djava sebgai sajian utamanya, toko Kulon Jaya juga menyajikan berbagai makanan tradisional Indonesia lainnya seperti Yangko, Geplak, Wingko, Moci, Wajik Week, Gethuk Magelang, Aneka dodol, Jenang ,Kripik tempe, Serundeng, Singkong bakar,dll.
Bahan-bahan pilihan yang digunakan untuk Bakpia Djava adalah kacang hijau, gandum, minyak kelapa, gula garam serta tanpa bahan pengawet yang diolah oleh sumber daya manusia yang handal dan berpengalaman yang menjamin standarisasi kualitas dan rasa serta higienis, Bakpia Djava disajikan dengan kemasan dos dengan desain yang menarik serta harga semua produk yang ditawarkan terjangkau bagi konsumen.
Konsep yang ditawarkan oleh Bakpia Djava Kulon Jaya adalah:
· Toko/Mini market (Selft Service) :
Pemesanan dapat dilakukan dengan memilih/ mengambil sendiri atau dibantu waiter/waitress.
· Express (Counter Service) :
Pemesanan, pembayaran & pengambilan produk dilakukan di Counter.
· Open Kitchen Concept :
Semua kegiatan staff toko yang dilakukan di dapur produksi dapat dilihat oleh pelanggan dan peralatan dapur menggunakan full stainless steel.
· Menu Pelengkap
Memiliki menu pelengkap disamping menu andalan.
Visi dan Misi Toko Kulon Jaya:
Visinya adalah menjadi produsen special oleh-oleh makanan khas jogja baik local maupun skala nasional dengan tetap menjaga mutu/kualitas produk, pelayanan, dan kebersihan.
Misinya adalah ikut melestarikan makanan tradisional local untuk diangkat ke permukaan agar menjadi makanan tradisional Indonesia menjadi tuan rumah di negaranya sendiri.
Keunggulan bakpia Djava di banding dengan bakpi yang lain adalah:
- Keunggulan produk :
Ø Kulitnya tipis
Ø Isinya banyak
Ø Empuk
Ø Non kolesterol
- Keunggulan citra public :
Telah mendapatkan rekor MURI dalam 2 hal kategori yaitu dalam hal pembuatan bakpia dengan diameter terbesar dan makan bakpia dengan rekor peserta terbanyak. (berita.liputan6.com/sosbud). Dan juga bakpia Djava banyak menikuti sponshorship pada suatu event-event penting di Yogyakarta.
- Keunggulan dari segi konsumen :
· Konsumen dapat menikmati bakpia yang terenak dengan bakpia yang sudah ada
· Konsumen dapat menikmati bakpia djava dengan cita rasa yang pas dilidah dan benar-benar khas
· Terdapat menu pilihan lain (bila konsumen tidak menginginkan bakpia)
II. Analisa dan Resiko Perusahaan
Risiko adalah bahaya, akibat atau konsekuensi yang dapat terjadi akibat sebuah proses yang sedang berlangsung atau kejadian yang akan datang. Dalam bidang asuransi, risiko dapat diartikan sebagai suatu keadaan ketidakpastian, di mana jika terjadi suatu keadaan yang tidak dikehendaki dapat menimbulkan suatu kerugian.
Manajemen risiko adalah proses pengelolaan risiko yang mencakup identifikasi, evaluasi dan pengendalian risiko yang dapat mengancam kelangsungan usaha atau aktivitas perusahaan. (Wikipedia.com)
Yang akan kami bahas di sini adalah resiko daripada perusahaan toko Kulon Jaya atau bakpia Djava. Resiko-resiko yang dihadapi oleh usaha bakpia djava ini antara lain :
1. Resiko fisik
Ada banyak sumber resiko fisik yang sebagiannya adalah fenomena alam sedangkan lainnya disebabkan oleh kesalahan manusia. Kami menganalisis usaha Kulon Jaya atau Bakpia Djava dapat mengalami resiko fisik, di antaranya kebakaran akibat kelalaian karyawan ataupun orang lain dan bencana alam seperti adanya gempa pada tahun 2006 yang mengakibatkan gedung rusak dan harus mengeluarkan biaya untuk perbaikannya.
2. Lingkungan operasional
Karena usaha toko bakpia Djava ini meliputi produksi dan penjualan, tentunya di dalam produksi melibatkan karyawan dan peralatan dalam mendukung produksinhya. Oleh sebab itu resiko bisa saja muncul akibat kelalaian karyawan dalam menggunakan peralatan yang mengakibatkan produksinya terganganggu. Contohnya, pada saat pembuatan bakpia, karyawannya membuat takaran bahan baku yang salah. Dan pada saat delivery order, karyawan salah mengantar pesanan ke tujuan yang dapat mengakibatkan ketidakpuasan konsumen terhadap pelayanan mereka.
3. Lingkungan ekonomi
Ekonomi yang tidak menentu membuat produksi kurang sesuai harapan. Karena bakpia Djava merupakan usaha di bidang makanan yang terkadang harga bahan bakunya tidak stabil seperti menjelang hari raya sehingga produksi yang telah dibuat sebelumnya belum tentu bisa diprediksi. Oleh karena itu keuntungan yang didapat juga tidak dapat diprediksi. Mau tidak mau usaha Bakpia Djava harus mengambil resiko, yaitu menaikkan harga produk mereka.
4. Pesaing
Bakpia Djava bukan salah satunya usaha penjualan dan produksi bakpia di Yogyakarta. Oleh sebab itu, mereka harus bersaing dengan usaha bakpia lain. Resiko inilah yang harus mereka hadapi sehingga mereka harus lebih baik dari pesaing-pesaing yang lain. Oleh sebab itu mereka banyak melakukan sponshorship kegiatan-kegiatan. Sponshorship mereka juga tak hanya pada event kota yogyakarta saja, tapi di luar kota juga.
Selain yang di atas kami telah bertanya kepada toko bakpia Djava. bakpia Djava atau toko kulon jaya merupakan toko special oleh-oleh makanan khas jogja sehingga Hambatan yang dialami Bakpia Djava Kulon Djava adalah tergantung situasi dimana pada saat sedang ramai kadang-kadang stoknya kurang, pada bulan puasa sepi tetapi pada saat liburan sekolah akan ramai & kurang karyawan pada saat sedang ramai atau sebaliknya.
Resiko yang dihadapi oleh Bakpia Djava Kulon jaya juga terjadi pada saat produknya tidak laku sampai batas waktu yang di tentukan (kadarluarsa) maka produk tersebut harus di buang sehingga mereka akan rugi.